News & Articles

The latest update of what is going on in the ecommerce industry

Keuangan Inklusif

2017-04-03

Kemajuan teknologi di dunia memberikan pengaruh ke berbagai sektor industri termasuk diantaranya di sektor keuangan atau finansial. Kemajuan teknologi di sebuah negara dapat terlihat dari jumlah pengguna internet secara keseluruhan, dan bahkan dapat terlihat secara signifikan dari peningkatan jumlah pengguna Facebook. Pertumbuhan jumlah pengguna internet di dunia, khususnya di Indonesia, tentunya merupakan sebuah pertanda peluang baru untuk perkembangan diberbagai sektor, tak terkecuali di sektor keuangan.

Inovasi yang sedang booming di dunia finansial adalah kemampuan melakukan proses transaksi hanya melalui sidik jari. Inovasi ini baru saja diterapkan di India di awal tahun 2017 dengan memperkenalkan Aadhaar Pay, sebuah mobile-app yang mempermudah proses transaksi online yang dapat dilakukan hanya melalui verifikasi sidik jari mereka disertai dengan memberikan nomor unik Aadhar yang dimiliki oleh tiap-tiap nasabah serta menyebutkan nama bank asal.

Proyek Aadhar ini memang dibuat khusus oleh pemerintah India untuk membangun sebuah ekosistem keuangan inklusif di negaranya, yang dimana mayoritas populasinya masih belum terhubung dengan internet untuk merubahnya menjadi cashless community. Pengertian keuangan inklusif sendiri memiliki beberapa arti yang apabila disimpulkan secara sederhana berarti penyediaan jalur-jalur akses keuangan yang aman dan nyaman untuk semua orang, termasuk diantaranya masyarakat dengan pendapatan rendah atau bahkan masyarakat yang belum sebelumnya tidak diberikan akses perbankan formal (unbanked people).

Inovasi ini tentunya menjadi salah satu inovasi yang dilirik oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemerintah Indonesia sadar akan tanggung jawab untuk mendorong pertumbuhan keuangan inklusif di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, dapat membuka potensi pasar baru bagi perbankan, khususnya di sektor fintech, serta untuk pemerataan ekonomi yang diharapkan berujung dengan penurunan tingkat kemiskinan. Hasil positif juga telah terlihat dari peningkatan finansial inklusi di Indonesia diumumkan oleh OJK dengan peningkatan indeks dari 59,7% menjadi 67,8%.

Walau belum mencapai kemajuan seperti di India, pemerintah dan pelaku usaha Fintech di Indonesia tidak patah semangat dan terus mengikuti perkembangan tren. Terbukti dengan berkembangnya berbagai jenis bisnis fintech, seperti Peer-to-Peer Lending yang sudah mulai berkembang dari akhir tahun lalu dan tanda tangan digital yang akan mulai diterapkan di Q2 2017 ini.

Kosta Peric, Deputy Director Financial Services for the Poor dari Bill & Melinda Gates Foundation, dalam acara The FinTechStage Inclusion Forum di Jakarta minggu lalu menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar untuk kemajuan dunia Fintech, dimana pengguna Facebook di Indonesia memiliki tingkat penggunaan ponsel tertinggi di seluruh dunia, sehingga jelas ada kesempatan untuk menggunakan ponsel mereka untuk inklusi keuangan. Dari data ini, tentunya kita berharap Indonesia, baik pemerintah dan masyarakatnya dapat mengikuti perkembangan tren industri keuangan atau fintech yang ada agar kita tidak tertinggal dari negara-negara lainnya.

| Editor : faspay/kgk |

Load More...

Register to get Paid!

Place the name of your store here