News & Articles

The latest update of what is going on in the ecommerce industry

​Manage Your Expenses With Virtual Credit Card

2016-08-31

Berbelanja daring mulai menjadi hal yang tidak asing lagi di Indonesia, mengutip data dari MasterCard Online Shopping Behaviour Study, bahwa penetrasi belanja online di Indonesia di tahun 2014 meningkat drastis sebesar 70,6% apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Aktivitas belanja daring juga merupakan alasan kedua tertinggi dalam melonjaknya penggunaan internet di Indonesia.

Berangkat dari latar belakang tersebut, maka Bank sebagai penyedia produk pembayaran secara terus menerus untuk meluncurkan produk perbankan untuk mempermudah user dalam melakukan pembayaran online. Kartu kredit merupakan salah satu cara pembayaran yang cukup banyak diminati oleh para pelaku belanja daring. Karena selain mudah untuk dilakukan, juga banyaknya promosi yang ditawarkan melalui payment channel ini. Namun tak semua pelaku belanja daring memiliki kartu kredit dikarenakan persyaratan dan proses administrasi yang cukup rumit untuk mendapatkannya. Melihat potensi ini, maka beberapa institusi finansial menghadirkan solusi pembayaran baru yang dikenal virtual credit card (VCC). VCC mempunyai fungsi layaknya kartu kredit konvensional namun tidak mempunyai bentuk fisik. VCC mempunyai data-data utama yang dibutuhkan untuk bertransaksi, seperti 16 digit nomor kartu, 3 digit nomor CVV, nama pemilik kartu beserta tanggal terbit dan tanggal berlaku kartu. Dan uniknya lagi limit setiap VCC bisa berbeda-beda setiap harinya.

Di Indonesia sendiri, beberapa Bank sudah memiliki fitur VCC ini, seperti Octopay CIMB Niaga, BNI Debit Online, dan Mandiri Debit Online. Proses untuk mendapatkan VCC ini cukup singkat apabila dibandingkan dengan kartu kredit konvensional. Pertama user perlu mengaktifkan fitur VCC ini dengan mendaftarkan rekening mereka. Ketika sudah terdaftar, untuk menggunakan VCC ini user hanya perlu meminta ke pihak Bank (melalui SMS, email, maupun social media) untuk menciptakan virtual credit card number (VCN) beserta data-data lainnya yang dibutuhkan, ketika permintaan VCC ini berhasil maka saat itu juga user dapat memakainya untuk bertransaksi online.

Berbeda dengan kartu kredit konvensional dimana transaksi akan memotong limit kartu kredit user, VCC akan menggunakan uang didalam rekening nasabah sebagai sumber dana. Tentunya ini akan memberikan keuntungan bagi user ketika menggunakan VCC mereka dimana mereka dapat mengontrol pengeluaran mereka, karena ketika request limit VCC mereka dapat menentukan limit sesuai kebutuhan untuk dapat dipakai bertransaksi online dan nantinya saldo yang dipotongpun mengikuti limit yang ada saja.

Satu keunggulan terakhir dari penggunaan VCC ketika berbelanja daring adalah dari segi keamanan data, banyak user masih merasa takut ketika berbelanja daring data kartu kredit dapat dibobol dan dipakai untuk bertransaksi (fraud). Dengan VCC, fraud dapat lebih diminimalisir karena VCC hanya berlaku untuk satu sampai dua kali transaksi saja, setelahnya nomor VCC tersebut akan tidak dapat digunakan kembali.

| Editor : Aldion Sianturi | www.linkedin.com/aldionsianturi

Load More...

Register to get Paid!

Place the name of your store here