News & Articles

The latest update of what is going on in the ecommerce industry

5 Email Marketing yang Akan Menjadi Tren di 2018

2018-04-26

Menurut sebuah survei yang dilakukan Januari 2017 lalu, ada lebih dari 3,7 juta penduduk dunia memanfaatkan email. Diharapkan, kenaikan 3% (melebihi 3,8 juta penduduk) terjadi pada 2018.

Email marketing pernah diprediksi akan usai, tetapi prediksi ini terbukti salah. Malahan, menjadi semakin populer dan powerful. Pada tahun 2017 lalu, ada 59% marketer memilih menggunakan email sebagai channel terefektif dalam mendapatkan revenue yang lebih baik.

Mengingat email marketing akan terus mendominasi dunia marketing online dan e-commerce, Anda perlu mafhum juga dengan trennya. Pertanyaannya, tipe email apa saja yang menjadi tren di 2018?

Interactive Email

Email marketing merupakan bagian dari detail strategi marketing. Tergantung pada siapa target audience Anda, membuat email yang berkesan fun saat dibaca merupakan cara penting untuk meningkatkan engagement rate dan mengurangi bounce rate. Salah satu email yang berkonsep fun adalah interactive email.

Ternyata, orang-orang menyukai interaksi email yang memasukkan image gallery, slider, button, kuis, search bar, dan survei. Ini akan menjadi tren pada 2018. Jadi, jangan heran kalau Anda semakin sering menerima promotional email yang berisi button Add to Cart dan poling.

List Segmentation

Email list segmentation adalah suatu teknik yang digunakan marketer untuk mengirim email sesuai target. Target dibuat dalam list kemudian dipecah hingga beberapa grup atau segmen.

List segmentation akan berhasil apabila Anda telah memahami karakter spesifik dari setiap grup. Anda bisa menggabungkan konten email marketing campaign dengan tiap segmen untuk menghasilkan conversion. Per April ini, MailChimp mengungkap bahwa teknik segmentasi ini memiliki open rate 14,37% lebih tinggi, klik meningkat 64,78%, dan tingkat unsubscribe menurun 8,98%.

Belum banyak bisnis UKM yang menerapkan teknik email list segmentation dalam strategi mereka. Namun, mengingat tingkat efektivitas yang tinggi, Anda sudah harus mencoba tren ini.

Mobile-First

Mungkin Anda juga salah satu yang setuju dengan hasil survei ini: 54% email dibuka melalui handphone. Fleksibilitas hp memang masih disukai banyak pengguna internet dibandingkan komputer desktop. Semua yang tadinya serba-mengandalkan komputer kini menjadi lebih mudah dan cepat dengan smartphone. Maka itu, ini waktunya Anda mendesain email yang mobile-first alias mobile-friendly. Ini berlaku untuk semua format mobile, termasuk email subscription.

Menurut Huffingtonpost.com, form email subscription pun akan menjadi lebih mobile-friendly. Di tahun ini, email marketing akan fokus untuk memberikan mobile experience terbaik. Entah itu menambahkan sticky header di situs mobile, atau melekatkan form sign up pada setiap blog post.

AI-Powered Email Marketing

Di mana-mana sudah bergaung tentang Artificial Intelligence (AI) dan teknologi machine learning. Demikian banyak perusahaan yang menginvestasikan modal untuk mengembangkan teknologi baru menggunakan AI. Bahkan, email marketing pun terkena dampaknya.

Contoh perusahaan yang sudah mengembangkan AI-powered email marketing adalah Adobe. Melalui Adobe Campaign, user dapat memilih subject lines menurut mereka. Kedepan, machine learning akan mempermudah email marketing dengan memberi saran pengguna untuk email list segmentation, mengintegrasikan rekomendasi produk, dan mengirim email personalisasi yang sesuai target.

Plain-Text Email

Percaya atau tidak, email yang hanya berisi plain-text justru menghasilkan respons lebih tinggi? High-quality email template yang dibuat dengan HTML dan dipenuhi image pernah merajai tren email. Namun, diprediksi plain-text email lebih efektif daripada HTML email.

Email campaign berisi teks sederhana mendatangkan deliverable, open rate lebih tinggi, dan peningkatan engagement. Jadi, kalau Anda masih terpaku pada HTML email, 2018 ini saatnya mengubah format menjadi lebih sederhana.

Marketing expert seperti Neil Patel pun sudah beralih ke plain-text email. Kemungkinan ini terjadi dikarenakan plain text email terasa lebih personal, seperti Anda mengirim email pribadi kepada kenalan. Plain text email pun tak perlu dibuka di browser selayaknya HTML email dan dipastikan formatnya lebih mudah diadaptasi ke layar mobile.

Simpulannya, tahun ini adalah tahun yang kondusif bagi marketer online. Menggunakan email marketing merupakan cara yang sangat perlu dipertimbangkan jika Anda ingin meningkatkan penjualan.

| Editor : Faspay Admin |

Load More...

Register to get Paid!

Place the name of your store here